CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Monday, April 23, 2012

Kembali mencintai


Serba salah memang menjadi wanita, jika diam dikira ngambek dan tidak perhatian, terlalu banyak bicara dibilang bawel. Sulit memang berada di posisi yang selalu dituntut untuk mengerti. Sedangkan ketika kita sendiri menuntut kembali hak kita, yang kita peroleh justru pernyataan-pernyataan tidak menyenangkan.

Seringkali Anda mendengar si dia berkata, "kamu seharusnya lebih mengerti dan bersabar, jangan terlalu banyak menuntut, jangan terlalu cerewet." Atau ketika dia berkata, "kenapa sih kamu lebih mementingkan pekerjaan, sama sekali tidak perhatian," sementara dia sendiri selalu sibuk dengan pekerjaan, pulang malam, dan tak pernah lagi memberikan kecupan dan senyuman manis. "Lama banget sih dandan gitu aja, nanti kita telat nih!" namun dia akan lebih ngomel lagi jika kita tidak berpenampilan menarik di depan koleganya. Atau hal-hal lain seperti "kemana aja sih kamu, SMS nggak dibalas, telepon nggak diangkat, jangan-jangan kamu selingkuh ya?", sedangkan jika kita khawatir dia tak kunjung memberikan kabar dengan santainya si dia akan bilang, "Maaf aku ketiduran","Aku kan lagi sama teman-teman, harusnya kamu ngertiin aku dong!" dan ribuan kata-kata tidak menyenangkan lainnya.


Mencintai seseorang memang sulit dan berat. Jika teringat pada saat PDKT saja wah semua kebun bunga seakan muncul di kepala kita. Namun jika sudah memasuki tahap yang lebih serius, atau lebih dalam lagi pernikahan, ah semua yang manis-manis kebanyakan berubah jadi sesuatu yang asam. Apakah ini berarti kita harus membenci pasangan kita dan meninggalkannya?


Hmmm jawabannya tentu tidak. Diperlukan pengertian, kesabaran serta ketulusan saat Anda memutuskan untuk mencintai satu orang saja. Lebih berat dan memusingkan ketimbang harus mencintai banyak orang. Inilah tanggung jawab besar yang harus dipikul. Jangan jadikan beban yang akan menghalangi Anda untuk lebih maju. Nikmati saja setiap detiknya. Jika memang si dia sudah mulai menjengkelkan, gelar karpet cinta Anda. Sediakan teh hangat atau secangkir cokelat hangat. Raih tangannya dan katakan padanya Anda mencintainya. Pijat kepalanya, bawa ia mengingat kembali saat manis awal hubungan Anda. Perbarui komitmen antara Anda dan si dia.


Ah cinta memang selalu hangat dan indah, pandai-pandailah kita merawat dan menjaga kehangatannya. Sangatlah menggelikan jika Anda sangat mencintainya tetapi sama-sama tak mau mengerti. Masih ingat kan alasan utama sebuah hubungan itu dibina? Ok, sekarang lem kembali sisi-sisi retak hati Anda. Tersenyumlah dan katakan "Aku mencintaimu selamanya." Jangan cuma di hati saja, ia tidak akan mengerti hal itu, katakan dengan lantang di dalam setiap sikap lembut dan penuh kasih sayang Anda.
You're the best!

0 comments:

Post a Comment